Perjalanan Perusahaan The Walt Disney Company

Misi dari Walt
Disney Company :
“Menjadi salah satu
produsen terkemuka di dunia dan penyedia hiburan dan informasi. Menggunakan
portofolio merek untuk membedakan konten kami, layanan dan produk konsumen,
kami berusaha untuk mengembangkan pengalaman hiburan yang paling kreatif,
inovatif dan menguntungkan dan produk terkait di dunia”
SEJARAH PERUSAHAAN
Walt Disney
Company, atau cukup Disney saja, adalah konglomerat media terbesar dalam hal
pendapatan. The Walt Disney Company kini merupakan sebuah perusahaan
multinasional yang distimasikan senilai US$ 45.429 miliar (Rp 604.205,7 triliun).
Perusahaan ini juga merupakan salah satu perusahaan paling dikenal sepanjang
sejarah. Walt Disney dan saudaranya Roy O. Disney mendirikan perusahaan ini
tahun 1923 dan pada awalnya bernama Disney Brothers Cartoon Studio.
Berkantor pusat di Burbank, California, nama
Disney identik dengan ciri khas animasi berdurasi panjang. Putri Salju dan
Tujuh Kurcaci adalah film animasi berdurasi panjang pertama Disney, yang
mengawali perjalanan sukses ciri khas animasi yang terus berlanjut hingga
sekarang dengan animasi digital Pixar miliknya. Perusahaan kemudian masuk ke
film non-kartun, televisi, taman hiburan, radio, penerbitan, bioskop, dan media
online. Disney memiliki jaringan televisi ABC, jaringan A&E, ABC Family,
ESPN, dan Disney Channel. Disney juga terkenal dengan taman hiburannya seperti
Disneyland di California, Walt Disney World di Florida, dan Disneyland Paris.
Disney menjadi perusahaan terbuka tahun 1940 dan menjadi Walt Disney Company di
tahun 1986, serta sudah tercatat di Dow Jones Industrial Average sejak tahun
1991.
BANGUNAN PERTAMA
Bangunan
pertama Pada awalnya, perusahaan ini berdiri di sebuah kantor kecil yang
terletak di Los Angeles, Amerika Serikat. Tempat itulah sebagai ide awal
pembentukan The Walt Disney Company. Walt Disney dengan pengalaman sebagai
animator, sedangkan saudaranya Roy Oliver Disney dengan pengalaman sebagai
seorang pengusaha, mulai berkolaborasi mengembangkan ide-ide kreatif di bidang
animasi.
Animasi film pendek yang sering disebut Alice Comedies
mulai mereka produksi pada periode 1920-an. Beberapa bulan, film pendek itu
mulai laris dipasarkan dan menjadikan lokasi pengembangan juga diperluas dengan
berbagai fasilitas yang mumpuni. Pada 1928, Mickey Mouse lahir di studio itu.
Setelah karakter tikus, Disney juga mengembangkan karakter lain seperti Pluto,
Goofy, Donald Duck, dan anggota geng Disney lainnya.
Pada 1937,
figur animasi dengan berbagai karakter tokoh mulai ditampilkan secara
bersamaan. Setelah itu, figur kartun hewan mulai dikenal di masyarakat.
Sejumlah film berikutnya juga dikembangkan dengan karakter baru, antara lain
Snow White and the Seven Dwarfs (1937), Pinocchio (1940), dan Fantasia (1940).
Berkat inovasi kedua bersaudara itu, keuntungan finansial mulai bertumbuh. Film
yang mereka produksi mendapat respons baik dari masyarakat. Perusahaan itu
mulai mengembangkan 51 hektar tanah di Burbank, California untuk tujuan
pembuatan film animasi yang lebih besar. Walt secara pribadi terlibat dengan
semua aspek dalam perancangan studio. Dari tata letak bangunan hingga desain
kursi animator. Perhatian utamanya adalah untuk menghasilkan pabrik produksi
mandiri yang menyediakan semua fasilitas penting untuk seluruh proses produksi.
Setelah
persiapan matang, perusahaan pindah ke Burbank pada 1940. Dalam gedung baru itu
banyak bangunan yang dihubungkan oleh terowongan bawah tanah, sehingga dalam
cuaca buruk, proses pembuatan film animasi tidak terganggu. Selama 1940-an dan
1950-an banyak fitur animasi terkemuka diproduksi di Burbank, termasuk Fantasia,
Bambi, Cinderella, Alice In Wonderland, dan Peter Pan.
Perusahaan The Walt Disney Company
terbagi menjadi 4 bagian Utama
1. Studio
Entertainment (Studio Hiburan)
Studio
Hiburan ini dikenal juga sebagai Walt Disney Studio, bagian ini dikepalai oleh
Dick Cook. Studio Hiburan ini terdiri dari beberapa bagian, antara lain: Studio
Film, Sudio Musik, Distribusi, dan Buena Vista Theatrical Productions.
Hasil yang
paling sukses adalah Walt Disney Feature Animation dengan berbagai film
kartunnya yang kebanyakan masih animasi tradisional. Namun pada kenyataannya,
Pixar lebih sukses dengan kartun yang dibuat dengan animasi computer dan itu
membuat Disney merubah haluannya dengan membuat film animasi computer dan fil
animasi yang pertama adalah Chicken Little sedangkan animasi tradisional yang
terakhir adalah Home on The Range.
2. Parks
and Resort (Taman tema dan Resor)
Taman Tema
dan Resor (Parks and Resort) ini adalah yang mengoperasikan berbagai taman
bermain Disney di seluruh dunia. Lokasi-lokasi taman bermain antara lain di
Anaheim, California; Lake Buena Vista, Florida; Paris, Perancis (Disneyland
Resort Paris); dan yang terakhir adalah di Hongkong yang dibuka pada 12
September 2005 dengan nama Hongkong Disneyland Resort. Tokyo Disney Resort di
Jepang dikelola oleh Oriental Land Company dengan lisensi dari Disney. Bagian
yang merancang taman bermain tersebut adalah Walt Disney Imagineering.
Pada tahun
1952, dia mulai survey ke Amerika dan Eropa dan mulai merancang taman hiburan
yang bernama “DISNEYLAND” dan tanggal 17 juli 1955 Disneyland dibuka untuk umum
dalam waktu 7 minggu sudah lebih dari satu juta orang yang berkunjung. Dan
menjadikan Disneyland menjadi tempat wisata nomor satu di Amerika. Akhirnya
Walt Disney meninggal tanggal 15 desember 1966, namun apa yang jadi impiannya
tetap ada dan telah terwujud impian terbesarnya.
Sekarang
perusahaan Walt Disney diantaranya memiliki 5 tempat liburan mewah, 11 taman
hiburan, 2 taman hiburan bertemakan air, 39 hotel, 8 studio animasi, 6 label
rekaman, 11 jaringan tv kabel, dan 1 jaringan televise internasional. Dan
perusahaan pada tahun 2007 mendapatkan pemasukan sebesar U.S. $ 35 Milyar. Dan
orang mengenal Walt Disney adalah sebagai seorang Warkaholic. Dan kerjak bukan
berdasarkan kekhawatiran tapi berdasarkan mimpi-mimpinya yang harus jadi
kenyataan.
Sebagai
ko-pendiri Walt Disney Productions (bersama Roy O. Disney), Disney menjadi
salah satu produser film paling terkenal di dunia. Seorang penerbit film
tersohor di dunia. Perusahaan yang didirikannya, kini dikenal sebagai The Walt
Disney Company, kini memiliki pendapatan tahunan sekitar $ 35 milyar. The Walt
Disney Company memiliki 120.000 karyawan di seluruh dunia dan $ 37.000.000 di
penjualan pada tahun fiscal 2008. Pesaing Disney Studios ada di berbagai
industry. Disney Studio atas pesaing termasuk Dream Works, Sony Pictures
Entertainment dan Warner Bros Studios.
WDC juga
memiliki sekelompok produksi lainnya untuk TV kabel yang mendatangkan
penghasilan melalui iklan. Baik waralaba film dan TV yang kemudian digunkan
untuk menciptkan produk-produk lain seperti mainan dan pakaian, serta mungkin
daya tarik di taman tema mereka, yang meningkatkan pendapatan untuk Disney
serta meningkatkan budaya WDC kepada konsumen.
3. Media
Networks (Jaringan Media)
Bagian ini
terpusat pada American Broadcasting Company (ABC) yang diambil alih Disney
sejak 1996. Untuk televisi, Disney memiliki Disney Channel, Toon Disney, ABC
Family, dan ESPN. Disney juga memegang saham di Lifetime sebesar 50%, A&E
37,5% dan E! 40%.
4. Consumer
Products (Produk Konsumen)
Yang termasuk
dalam bagian ini adalah Disney Store. Juga termasuk Marvel Comics, Steamboat
Ventures dan Global Radio.
DISNEY’S CULTURE
Faktor-faktor
yang menjadi kunci sukses Disney adalah dikarenakan kayanya Disney akan
kebudayaan, tradisi, standar kualitas, dan nilai8nilai yang dianutnya. karyawan
secara bersama-sama berbagi nilai-nilai seperti kejujuran,
integritas,kepedulian, keberanian, keterbukaan, perbedaan, dan keseimbangan.
Nilai-nilai tersebut didemonstrasikan dengan sifat dan perilaku yang
ditunjukkan dengan membuat tamu senang, peduli dengan rekan sekerja, bekerja
dalam satu tim, penyampaian kualitas, membantu mengembangkan kreativitas,
memberikan perhatian pada setiap detai, dan memiliki ikatan emosional berupa
komitmen terhadap Disney.
Melalui
kesuksesannya yang melimpah, Walt membuktikan bahwa tidak dibutuhkan pendidikan
dan keadaan yang mendukung untuk menjadi sukses. Walt meraih mimpinya
dengan menjadi salah satu pionir dalam industri animasi hingga produser film.
Sebagai
produser film, Walt Disney berhasil memegang rekor penghargaan Academy Award
terbanyak yaitu 22 Oscars dari 59 nominasi. Walt juga dianugerahi dua
Golden Globe Special Achievement Awards dan sebuah Emmy Award. Dari sana, Walt
terus mengembangkan perusahaan animasi ini hingga menjadi salah satu perusahaan
terbesar yang kerap membahagiakan masa kecil anak-anak.
7 PELAJARAN CARA
BERBISNIS DARI WALT DISNEY
1) Anda Harus Menjadi Salesman
Menurut Walt, mimpi membutuhkan
uang dan Anda harus menjual untuk memperoleh uang. Dengan cara meyakinkan orang
untuk membeli, Walt bisa merealisasikan mimpi-mimpinya hingga berkembang
sebesar itu.
Untuk membiayai taman bermain
Disneyland, Walt membujuk studio televise untuk mendanai pembangunan taman
bermain sebagai upah dari Disney Programming. Sttt, rahasianya adalah Disney
Programming juga dimanfaatkan Walt sebagai sarana untuk mempromosikan Disneyland.
Hal ini menjadi salah satu media kampanye paling sukses dan berhasil membantu
Disneyland menjadi seperti sekarang ini.
2)
Kepemimpinan
Itu Penting
Kunci kepemimpinan dari Walt
Disney merupakan kemampuannya dalam menyampaikan cerita. Dengan kemampuan
inilah, Walt tidak pernah memerintah karyawannya sekalipun, namun ia selalu
membujuk mereka dengan inspirasi.
3)
Senantiasa
Berkembang
Walt percaya akan pentingnya masa
depan. Ia menolak untuk berhenti saat animasinya menjadi sukses (sebagai
contoh: Cinderella, Alice in Wonderland and Fantasia). Banyak rekan kerjanya
mengatakan bahwa Walt tidak pernah puas dan selalu menginginkan lebih.
4)
Mengembangkan
Toleransi Terhadap Risiko
Walt merupakan seorang pengambil
risiko. Terbukti dengan kondisi The Walt Disney Company yang beberapa
kali berada di ujung tanduk antara bukit kesuksesan dan lembah kegagalan.
Walt bahkan rela menggadaikan
barang pribadinya demi mengembangkan perusahaan ini. Ia telah menjadi penjudi
terbesar dalam sejarah Amerika pada tahun 1955. Seluruh keluarganya,
termasuk rekan kerjanya, memohon agar Walt menyerah. Namun, sekali Walt
memutuskan, ia tidak pernah mau menyerah.
Apa yang semula tampak mustahil
menjadi kenyataan karena kerja kerasnya, dan sikapnya yang selalu siap
menanggung risiko keputusannya. Kini, seluruh kenekatan Walt terbayarkan
dengan penghasilan The Walt Disney Company setiap harinya.
5)
Mengubah
Sikap dalam Menghadapi Kegagalan
“Semua kesengsaraan
dalam hidup saya, semua masalah dan rintangan yang memperkuat saya. Mungkin
Anda tidak menyadari bahwa hal itu tidak terjadi, tetapi ditolak seseorang
adalah hal terbaik di dunia ini untuk Anda” – Walt Disney
Siapa bilang Walt Disney tidak
pernah gagal? Ia gagal berulang kali hingga pernah kehilangan seluruh miliknya,
termasuk studio, peralatan, animator, bahkan karyanya. Namun, ia memilih untuk
bangkit dari kegagalan dan memilih untuk memulai baru. Setelah kehilangan
Oswald, karakter awalnya, Walt mendapat ide baru dan mulai mengembangkan Mickey
Mouse.
6)
Percaya pada
Diri Sendiri
Sebuah keunikan dalam kerja sama
Walt dan Roy, saudara lelaki sekaligus rekan kerjanya yaitu Walt selalu
menyampaikan ide gilanya dan Roy akan berusaha menghentikannya. Namun, dengan
kegigihan Walt, akhirnya Roy terpaksa mendanai ide gila tersebut. Hal ini terus
terjadi berulang-ulang hingga Walt akhirnya mencapai kesuksesan.
Meski selalu dibilang ide gila
yang mustahil dan tidak mungkin terjadi, Walt selalu memilih untuk percaya pada
dirinya sendiri ketimbang orang lain. Dengan sikap inilah, kini taman bermain
Disneyland sudah tersebar di seluruh dunia. Menurut Walt, kemustahilan hanya
ada di pikiran orang dengan pola pikir sempit. Agar bisa sukses, Anda harus
percaya pada diri sendiri sepenuhnya dan tidak mudah tergoyahkan oleh apa kata
orang di luar.
7)
Pantang
Menyerah
Mary Poppins merupakan sebuah
film terbaik pada masanya, dan membutuhkan 16 tahun untuk memperoleh hak
ciptanya. Walt juga mengalami 302 penolakan dalam pencarian sponsor taman
bermain Disneyland hingga akhirnya mendapatkan persetujuan dari sebuah studio
televise.
Tetapi kerap kali yang membedakan
orang yang sukses dan gagal adalah sifatnya yang pantang menyerah. Seseorang
yang langsung menyerah saat menghadapi kegagalan kecil tidak akan pernah
sukses, dan berlaku pula sebaliknya.
Percayalah bahwa kerja keras
selalu terbayarkan. Saat ditanya apa yang menjadi kunci kesuksesannya, Walt
mengungkapkan bahwa, “I dream, I test my
dreams against my beliefs, I dare to take risks, and I execute my vision to
make those dreams come true.”
PERDAGANGAN DISNEY YANG
PERLU DIKETAHUI
a) Salah satu indikator terbesar
dari keberhasilan Disney adalah laporan pendapatannya. Laporan tahunan dan
triwulan dapat menyediakan gambaran tentang kesuksesan sebuah perusahaan dan
arah masa depannya.
b) Beberapa peristiwa lain yang
dapat mempengaruhi nilai saham Disney adalah: kesuksesan rilis film, kenaikan
harga tiket taman hiburan atau berita lain tentang taman hiburannya,
pembangunan resort baru, dan akuisisi lainnya.
c) Disney telah mengakuisisi
beberapa merek terkenal selama beberapa tahun, termasuk Marvel Comics, Pixar,
dan Lucasfilm. Bulan Maret 2014, Disney mengumumkan bahwa ia telah membeli
Maker Studios seharga AS $500 juta. Maker Studios menyediakan konten original
untuk YouTube, dan mengoperasikan 55.000 saluran yang ditonton miliaran orang
per bulan.
d) Disney mendapat keuntungan dari
pengenalan merek besar. Tokoh-tokoh dan produk-produknya terkenal di seluruh
dunia. Disney juga terlibat di semua pasar media besar, yang memberinya
jangkauan yang luas.
e) Meskipun reputasinya terutama
berada di pasar ramah-keluarga, Disney juga mencoba meraih pasar dewasa melalui
resort, kapal pesiar, dan gerai-gerai media non-keluarga.
f) Sekarang Disney membidik pasar dewasa
muda, yang kebanyakan menikmati media mereka secara online. Akuisisi Maker
Studios adalah salah satu langkah berikutnya dalam perpindahan ke pasar media
online ini.
Komentar
Posting Komentar